Audio Joiner

Pilih beberapa file dan dapatkan satu file kembali, sesuai urutan yang kamu pilih. Sample rate dan jumlah kanal yang beda-beda dirapikan otomatis, dan tidak ada yang diunggah.

  • Sebanyak apa pun file
  • Crossfade opsional
  • Format dan rate campuran ditangani
  • Tidak ada yang diunggah

Yang dilakukan alat ini

Beberapa file masuk, satu file keluar

Menggabungkan audio kedengarannya sepele dan memang begitu, sampai file-filenya tidak sepakat satu sama lain. Yang satu 48kHz karena berasal dari software edit video, yang lain 44.1kHz karena hasil rip dari CD, yang ketiga mono karena direkam pakai HP. Kalau digabung begitu saja, satu bagian akan diputar di kecepatan salah sementara bagian lain keluar cuma dari satu speaker.

Alat ini menyamakan semua file ke sample rate tertinggi yang ada dan menempatkan materi mono di kedua kanal sebelum digabung, jadi hasilnya konsisten dari awal sampai akhir. File-file digabung sesuai urutan kamu memilihnya, dan semua prosesnya terjadi di browser kamu — tanpa unggah, tanpa antrean, tanpa akun.

Ada juga kontrol crossfade. Set ke nol untuk potongan tegas antar bagian, yang pas kalau materinya sudah diedit; beri satu atau dua detik kalau kamu menyambung beberapa trek dan tidak mau sambungannya terdengar.

Beberapa gulungan film reel diletakkan berdampingan di atas meja

Cara kerja

Cara menggabungkan file audio

Pilih, atur crossfade, unduh.

  1. 01

    Pilih semua file sekaligus

    Multi-select di file picker. File digabung sesuai urutan kamu memilihnya, jadi pilih sesuai urutan yang kamu mau dengar.

  2. 02

    Tentukan apakah bagiannya perlu tumpang tindih

    Biarkan crossfade di nol untuk menyambung tepat pas, atau atur satu-dua detik untuk membaurkan tiap transisi.

  3. 03

    Unduh file gabungannya

    Putar dulu untuk cek, lalu ambil sebagai WAV atau MP3.

Yang kamu dapat

Yang harus dikuasai audio joiner yang andal

Sample rate yang beda-beda, dibetulkan bukan diabaikan

Di sinilah joiner yang asal-asalan gagal. Semua file disamakan ke satu rate sebelum digabung, jadi tidak ada bagian yang jadi terdengar cepat atau lambat.

44.1k + 48knaively appended, one plays at the wrong speed
Hereeverything is resampled to the highest rate first
Mono + stereomono is placed on both sides, not just the left

Crossfade antar file, bukan cuma di ujung-ujungnya

Tiap sambungan bisa tumpang tindih sampai lima detik, dengan kurva fade yang cocok supaya levelnya tetap rata sepanjang transisi, bukan malah turun di tengah.

nonea hard cut between tracks
0.5ssmooths the seam, keeps the edit tight
2sa mix, not a join
5sone track dissolves into the next

MP3 joiner yang juga menerima format lain

Kamu tidak perlu menyamakan format inputnya dulu. MP3, WAV, FLAC, M4A, OGG, dan file video semuanya bisa masuk ke penggabungan yang sama.

voice memo.m4a
backing.wav
intro.mp3
outro.flac

Tidak ada yang diunggah

Hampir semua joiner online lain mengirim filemu ke server dan mengirim balik satu file. Yang ini jalan di halaman ini, artinya tidak ada antrean menunggu dan tidak ada salinan rekamanmu tersimpan di mana pun.

No upload
No account
No queue
No watermark

Siapa yang pakai

Apa saja yang digabungkan

Mix yang mengalir terus

Sambungkan trek pakai crossfade untuk pesta, sesi olahraga, atau set yang kamu putar tanpa perlu dipantau.

Menyusun podcast

Intro, obrolan yang direkam, iklan, outro — empat file, satu ekspor.

Bab audiobook dan kuliah

Satukan kembali rekaman yang diambil dalam beberapa sesi jadi satu file untuk perjalanan.

Edit dance dan rutinitas

Potong bagian dari beberapa lagu, lalu gabungkan jadi satu trek sesuai urutan yang dibutuhkan rutinitasnya.

Memperbaiki rekaman yang terpecah

Alat perekam sering memotong rekaman panjang jadi beberapa file berukuran tetap. Menggabungkannya menyatukan kembali rekaman itu.

Memo suara berlapis

Urutkan serangkaian take dari awal sampai akhir supaya bisa didengarkan sekali jalan.

FAQ

Pertanyaan seputar audio joiner

Sesuai urutan kamu memilihnya di file picker. Kalau bukan urutan yang kamu mau, hapus pilihannya dan pilih lagi — lebih cepat daripada menyeret baris satu-satu.

Bisa. Semua diproses dulu, jadi MP3, WAV, dan M4A bisa digabung tanpa perlu dikonversi dulu. Sample rate disamakan ke yang tertinggi, dan sumber mono ditempatkan di kedua kanal supaya tidak ada yang cuma keluar dari satu sisi.

Crossfade menumpangkan akhir satu file dengan awal file berikutnya, memudarkan yang satu sambil memunculkan yang lain. Nol memberi sambungan tegas tanpa tumpang tindih. Di atas sekitar dua detik, hasilnya tidak lagi terdengar seperti edit, tapi seperti mix DJ.

Penggabungannya sendiri tidak — audionya digabung sebagai sample yang sudah diproses. Yang sedikit mengurangi kualitas adalah encoding terakhirnya: ekspor sebagai WAV dan tidak ada yang hilang lagi, ekspor sebagai MP3 dan kamu meng-encode ulang sekali. Dari sumber MP3, 256kbps ke atas membuat itu tidak terdengar.

Tidak ada batas pasti. Batas sebenarnya adalah total durasi — semuanya disimpan di memori selagi digabung, jadi selusin lagu utuh akan membebani HP jauh sebelum mengganggu laptop.

Tidak. File dibaca dari perangkatmu, digabung di halaman ini, dan dikembalikan sebagai unduhan. Tidak ada yang dikirim kapan pun.

Tidak di halaman ini — potong tiap bagian dulu dengan audio cutter, lalu bawa hasilnya ke sini. Dua langkah itulah cara kebanyakan medley dan edit rutinitas dibuat.

Tidak ada. Dengan crossfade di nol, file berikutnya mulai persis satu sample setelah file sebelumnya berakhir. Kalau kamu mau ada jeda hening di antara bagian, itu harus datang dari file itu sendiri.

Ya — tanpa akun, tanpa kredit, tanpa watermark, dan tanpa batas berapa kali kamu pakai.

Bisa. File video diproses untuk trek audionya, jadi kamu bisa menggabungkan suara dari beberapa klip jadi satu file audio yang mengalir terus.

Gabungkan jadi satu

Pilih file-filemu, atur crossfade, unduh satu trek.

Atau buat lagu baru