Pilih beberapa file dan dapatkan satu file kembali, sesuai urutan yang kamu pilih. Sample rate dan jumlah kanal yang beda-beda dirapikan otomatis, dan tidak ada yang diunggah.
Yang dilakukan alat ini
Menggabungkan audio kedengarannya sepele dan memang begitu, sampai file-filenya tidak sepakat satu sama lain. Yang satu 48kHz karena berasal dari software edit video, yang lain 44.1kHz karena hasil rip dari CD, yang ketiga mono karena direkam pakai HP. Kalau digabung begitu saja, satu bagian akan diputar di kecepatan salah sementara bagian lain keluar cuma dari satu speaker.
Alat ini menyamakan semua file ke sample rate tertinggi yang ada dan menempatkan materi mono di kedua kanal sebelum digabung, jadi hasilnya konsisten dari awal sampai akhir. File-file digabung sesuai urutan kamu memilihnya, dan semua prosesnya terjadi di browser kamu — tanpa unggah, tanpa antrean, tanpa akun.
Ada juga kontrol crossfade. Set ke nol untuk potongan tegas antar bagian, yang pas kalau materinya sudah diedit; beri satu atau dua detik kalau kamu menyambung beberapa trek dan tidak mau sambungannya terdengar.

Cara kerja
Pilih, atur crossfade, unduh.
Multi-select di file picker. File digabung sesuai urutan kamu memilihnya, jadi pilih sesuai urutan yang kamu mau dengar.
Biarkan crossfade di nol untuk menyambung tepat pas, atau atur satu-dua detik untuk membaurkan tiap transisi.
Putar dulu untuk cek, lalu ambil sebagai WAV atau MP3.
Yang kamu dapat
Di sinilah joiner yang asal-asalan gagal. Semua file disamakan ke satu rate sebelum digabung, jadi tidak ada bagian yang jadi terdengar cepat atau lambat.
Tiap sambungan bisa tumpang tindih sampai lima detik, dengan kurva fade yang cocok supaya levelnya tetap rata sepanjang transisi, bukan malah turun di tengah.
Kamu tidak perlu menyamakan format inputnya dulu. MP3, WAV, FLAC, M4A, OGG, dan file video semuanya bisa masuk ke penggabungan yang sama.
Hampir semua joiner online lain mengirim filemu ke server dan mengirim balik satu file. Yang ini jalan di halaman ini, artinya tidak ada antrean menunggu dan tidak ada salinan rekamanmu tersimpan di mana pun.
Siapa yang pakai
Sambungkan trek pakai crossfade untuk pesta, sesi olahraga, atau set yang kamu putar tanpa perlu dipantau.
Intro, obrolan yang direkam, iklan, outro — empat file, satu ekspor.
Satukan kembali rekaman yang diambil dalam beberapa sesi jadi satu file untuk perjalanan.
Potong bagian dari beberapa lagu, lalu gabungkan jadi satu trek sesuai urutan yang dibutuhkan rutinitasnya.
Alat perekam sering memotong rekaman panjang jadi beberapa file berukuran tetap. Menggabungkannya menyatukan kembali rekaman itu.
Urutkan serangkaian take dari awal sampai akhir supaya bisa didengarkan sekali jalan.
FAQ
Sesuai urutan kamu memilihnya di file picker. Kalau bukan urutan yang kamu mau, hapus pilihannya dan pilih lagi — lebih cepat daripada menyeret baris satu-satu.
Bisa. Semua diproses dulu, jadi MP3, WAV, dan M4A bisa digabung tanpa perlu dikonversi dulu. Sample rate disamakan ke yang tertinggi, dan sumber mono ditempatkan di kedua kanal supaya tidak ada yang cuma keluar dari satu sisi.
Crossfade menumpangkan akhir satu file dengan awal file berikutnya, memudarkan yang satu sambil memunculkan yang lain. Nol memberi sambungan tegas tanpa tumpang tindih. Di atas sekitar dua detik, hasilnya tidak lagi terdengar seperti edit, tapi seperti mix DJ.
Penggabungannya sendiri tidak — audionya digabung sebagai sample yang sudah diproses. Yang sedikit mengurangi kualitas adalah encoding terakhirnya: ekspor sebagai WAV dan tidak ada yang hilang lagi, ekspor sebagai MP3 dan kamu meng-encode ulang sekali. Dari sumber MP3, 256kbps ke atas membuat itu tidak terdengar.
Tidak ada batas pasti. Batas sebenarnya adalah total durasi — semuanya disimpan di memori selagi digabung, jadi selusin lagu utuh akan membebani HP jauh sebelum mengganggu laptop.
Tidak. File dibaca dari perangkatmu, digabung di halaman ini, dan dikembalikan sebagai unduhan. Tidak ada yang dikirim kapan pun.
Tidak di halaman ini — potong tiap bagian dulu dengan audio cutter, lalu bawa hasilnya ke sini. Dua langkah itulah cara kebanyakan medley dan edit rutinitas dibuat.
Tidak ada. Dengan crossfade di nol, file berikutnya mulai persis satu sample setelah file sebelumnya berakhir. Kalau kamu mau ada jeda hening di antara bagian, itu harus datang dari file itu sendiri.
Ya — tanpa akun, tanpa kredit, tanpa watermark, dan tanpa batas berapa kali kamu pakai.
Bisa. File video diproses untuk trek audionya, jadi kamu bisa menggabungkan suara dari beberapa klip jadi satu file audio yang mengalir terus.
