Buka file, geser dua penanda ke bagian yang kamu mau, unduh. Tanpa unggah, tanpa akun, tanpa watermark — semuanya terjadi di dalam halaman ini.
Yang dilakukan alat ini
Memotong audio adalah pekerjaan editing paling biasa yang ada — nada dering, klip untuk video, intro yang dipangkas dari memo suara, delapan birama untuk sample — dan aneh rasanya kalau cara umumnya masih harus mengunggah file empat puluh megabyte ke server milik orang asing, menunggu, lalu mengunduhnya lagi.
Alat ini mengerjakannya di tempat file itu sudah ada. Browser kamu memproses audionya, menggambar waveform-nya, dan menulis bagian yang kamu geser. Tidak ada yang dikirim, jadi tidak ada waktu tunggu unggahan, tidak ada antrean, tidak ada akun, dan tidak perlu bertanya-tanya berapa lama salinannya tersimpan di disk orang lain.
Hasilnya adalah file audio sungguhan, bukan pratinjau: WAV kalau kamu mau lossless, MP3 dengan bitrate pilihanmu kalau mau ukurannya kecil. Ada juga kontrol fade, karena potongan di tengah waveform menimbulkan bunyi klik, dan fade lima puluh milidetik menghilangkannya tanpa terdengar seperti fade.

Cara kerja
Tiga langkah dan sebuah unduhan.
MP3, WAV, FLAC, M4A, OGG, atau file video. Dibaca langsung dari perangkatmu — tanpa langkah unggah, jadi langsung muncul.
Waveform menunjukkan di mana suaranya berada. Semua di luar dua penanda diredupkan, jadi jelas apa yang kamu simpan.
Dengarkan dulu potongannya. Lalu ambil sebagai WAV, atau MP3 dengan bitrate 128 sampai 320kbps.
Yang kamu dapat
Hampir semua cutter lain di halaman pertama hasil pencarian mengirim filemu ke server dulu. Yang ini tidak — jadi lebih cepat untuk file besar dan satu-satunya pilihan yang masuk akal untuk apa pun yang tidak ingin kamu serahkan ke orang lain.
Kamu bisa lihat di mana verse-nya mulai. Menggeser ke tepi yang terlihat lebih cepat dan lebih akurat daripada mengetik 00:47.3 lalu berharap tebakanmu benar.
Memotong tepat di tengah waveform meninggalkan lompatan di sinyal, dan lompatan itu bunyi klik. Fade beberapa milidetik di tiap ujung menghilangkannya dan terlalu singkat untuk terdengar sebagai fade.
MP3, WAV, FLAC, M4A, AAC, OGG — dan file video, yang trek audionya otomatis diambil, biasanya justru itu alasan orang mencari cutter.
Siapa yang pakai
Tiga puluh detik bagian reff, diekspor jadi file audio biasa yang bisa diterima HP-mu.
Ambil lima belas detik yang sedang kamu edit, supaya tidak perlu scrub satu lagu penuh di timeline.
Buang keheningan dan bagian gugup di awal memo suara, wawancara, atau rekaman kuliah.
Ambil persis birama yang kamu mau, lalu cek temponya dengan BPM finder supaya loop-nya pas di sebuah sesi.
Enam puluh detik yang ketat, berhenti di mana kamu tentukan, bukan di mana kebetulan ada fade.
Jalankan satu per satu bagian — satu live set jadi beberapa trek, satu kuliah jadi beberapa bab — dan gabungkan lagi nanti kalau perlu.
FAQ
Tidak. Itulah beda utama antara alat ini dengan cutter-cutter yang rankingnya lebih tinggi. Audionya diproses, ditampilkan, dan dipotong oleh browser kamu sendiri, dan unduhannya berasal dari memori di perangkatmu. Tidak ada salinan di mana pun yang perlu dikhawatirkan.
Sedikit, karena filenya diproses lalu ditulis ulang. Ekspor sebagai WAV dan tidak ada yang hilang lagi — WAV-nya persis seperti yang keluar dari decoder. Ekspor sebagai MP3 di 256 atau 320kbps dan encoding kedua itu tidak terdengar bedanya dalam praktik. Cuma di bitrate rendah re-encoding jadi terasa jelas.
Sampai per sample, pada prinsipnya. Dalam praktik kamu menggeser pakai mouse di atas waveform, jadi meleset cuma beberapa milidetik — jauh di bawah yang bisa didengar siapa pun. Untuk potongan yang presisi secara musikal, cari dulu temponya dan hitung di mana garis biramanya jatuh.
Bisa. Masukkan file videonya dan trek audionya diproses seperti input lain; yang kamu unduh cuma audionya saja. Itu mencakup sebagian besar alasan orang mencari cutter — mengambil satu potongan suara dari sebuah klip.
Sekitar 100MB, yang setara beberapa jam MP3. Batasnya adalah memori perangkatmu, bukan kebijakan — seluruh file disimpan tanpa kompresi selama kamu mengerjakannya, jadi HP akan menyerah lebih dulu dibanding laptop.
Karena potongannya jatuh di tengah satu siklus gelombang dan sinyalnya melompat. Naikkan pengaturan fade ke 50 milidetik dan itu hilang. Fade ini aktif secara default justru karena alasan ini; kamu cuma perlu mematikannya kalau ingin memotong tepat di sebuah transient.
Tidak di halaman ini — audio joiner yang mengerjakan itu, dan bisa menerima beberapa file sekaligus dengan crossfade opsional. Memotong lalu menggabungkan adalah dua langkah biasa untuk membuat mashup atau medley.
Ya. Tanpa akun, tanpa kredit, tanpa watermark, tanpa batas berapa banyak file yang kamu potong. Browser kamu yang mengerjakan semuanya, jadi tidak ada yang perlu kami tagih.
Ya, di browser mobile mana pun yang masih dipakai, dan menggeser penanda bisa lewat sentuhan. File yang sangat besar jadi batas praktisnya — HP punya memori jauh lebih kecil untuk menyimpan audio yang sudah diproses.
Alat ini tidak peduli dari mana filenya berasal, tapi mengunduh dari YouTube melanggar ketentuan mereka kecuali videonya memang menyediakan opsi itu. Apa yang kamu lakukan dengan rekaman, pembelian, dan materi berlisensimu sendiri adalah urusanmu.

Buka file, geser dua penanda, unduh. Tidak ada yang meninggalkan perangkatmu.